Dari Prodi Pendididikan Bahasa Inggris: Arny Sasi Bawa Cerita Lokal Malaka Raih Juara 2 Storytelling ADIRA Finance

 

Kesibukan akademik tak lantas mematahkan semangat berprestasi Anna Maria Etha Sasi, mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Citra Bangsa (Prodi PBI UCB) Kupang. 

Gadis yang akrab disapa Arny ini kembali menorehkan tinta emas dengan menyabet juara 2 dalam lomba storytelling yang diselenggarakan oleh ADIRA Finance Kupang pada ajang Adira Expo 2026, 17-19 Juli lalu. Prestasi ini menjadi kado manis bagi Prodi PBI UCB setelah sebelumnya Arny juga meraih juara 4 pada Pemilihan Duta Bahasa NTT. 

Kisah di balik kesuksesan Arny ternyata penuh dengan drama pembagian waktu. Awalnya, ia hampir absen dari kompetisi tersebut karena jadwal lomba bertepatan dengan masa Ujian Akhir Semester (UAS). Namun, tiga hari sebelum acara dimulai, pihak penyelenggara memberinya “tiket darurat” untuk berpartisipasi. 

“Saya kesulitan membagi waktu antara lomba dan UAS. Tapi ketika diberi kesempatan, saya tidak ingin menyia-nyiakannya. Kepercayaan itu menjadi dorongan besar bagi saya untuk berani mencoba,” kenang Arny saat ditemui di Ruang FKIP UCB, Senin (20/7/2026). 

Keberanian Arny berbuah manis. Ia membawakan cerita berjudul “Ikun’s Dream in Small Village”, sebuah adaptasi dari kisah lokal “Seruling’s Girls” asal Malaka. 

Dalam ceritanya, Arny mengisahkan seorang gadis yang tumbuh di tengah keraguan lingkungan, namun akhirnya menemukan keberanian untuk mengejar mimpi melalui petualangan bersama seruling dan seorang nenek tua di tanah Flobamora. 

“Saya sengaja mengangkat cerita lokal untuk mempromosikan kekayaan budaya dan kearifan kita. Ternyata, sentuhan lokal inilah yang membuat juri tertarik dan mengantarkan saya ke posisi juara 2,” ungkapnya dengan bangga. 

Bagi Arny, lomba ini bukan sekadar soal piala, melainkan sarana mengasah public speaking dan kepercayaan diri. Ia berharap prestasinya dapat menginspirasi teman-teman sesama mahasiswa untuk tidak takut gagal. 

“Seberat apa pun tantangan, pasti akan terlewati. Ini bukan soal kalah atau menang, tapi soal berani berpartisipasi. Dari situ kita dapat pelajaran berharga untuk berubah,” pesannya. 

Kehangatan suasana ruang wawancara semakin terasa ketika para dosen PBI UCB, termasuk Dr. Agnes M.D. Rafael, Dr. Lanny Isabela Dwisyahri Koroh, Selfiana T.M. Ndapa Lawa, dan Viktorius P. Feka, turut hadir memberikan ucapan selamat. Apresiasi mereka menjadi bukti bahwa dukungan lingkungan akademis memainkan peran penting dalam mencetak mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh dalam berkarya. 

 

tags:
Kategori