Didorong Tiga Profesor; Farmasi UCB Siap Kembangan Riset Bahan Alam

UCB_News- Program Studi Farmasi Universitas Citra Bangsa (UCB) mendapat kesempatan berharga dan siap berkolaborasi dengan Forum Ilmiah PKR (Pusat Kolaborasi Riset) Metabolomik Nasional bersama tiga orang professor untuk mengembangkan riset terkait bahan alam yang ada di NTT.  Ketua Pusat Kolaborasi Riset Metabolomik Nasional Prof. Dr. apt. Abdul Mun’im, M.Si dalam sambutannya Kamis (16/07/2026) di UCB mengatakan pihaknya akan membangun Kerjasama dengan UCB dan siap memfasilitasi riset bersama. “Kita sangat senang bisa bekerja sama dengan UCB karena ini adalah bagian dari misi kita. Harapannya kita bisa membuat pusat studi bahan alam dsini dan kita siap membantu dalam riset, analisis sampel hingga luaran jurnal dan produk herbal lokal”. Jelas dosen senior Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (FFUI) ini. Rektor UCB Prof. Dr. Frans Salesman SE.,M.Kes dalam paparannya juga menyatakan siap berkolaborasi. “Kita siap berkolaborasi. Lab dan SDM kita sudah cukup mumpuni untuk melakukan kolaborasi ini. Harapannya semua pihak baik LP3M maupun Prodi Farmasi sendiri harus bisa mewujudkan hal baik ini”. Pinta Profesor Bidang Kesehatan pertama di wilayah Bali Nusa Tanggara ini. Ketua Program Studi Farmasi apt. Maria Philomena Erika Rengga, S.Farm., M.Farm-Klin menyatakan pihaknya siap melakukan hal ini.”Kami dari prodi sudah punya bidang keahilan masing-masing dan peminatan bahan alam ini sebenarnya sudah berjalan selama ini dengan riset-riset sederhana dan semoga dengan Kerjasama ini riset yang ada dapat kita kembangkan manjdi produk yang lebih bernilai”. Jelas Salah satu asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Kesehatan Nasional ini.  

Hal yang sama diungkapkan oleh Kepala Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP3M) UCB Vinsensius Belawa Lemaking SKM.,M.Kes. “Kita sangat beruntung dapat kunjungan langsung oleh ketua Pusat Kolaborasi Riset Metabolomik Nasional dan ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus berupaya mengembangkan bahan alam yang kita miliki di NTT. Bahan obat alam di NTT sebenarnya sangat banyak dan hampir sebagaian belum dikembangkan menjadi obat atau suplemen. Selama ini kita hanya menggunakannya secara tradisonal dan terbatas maka ke depan kita akan melakukan kajian lebih dalam lewat riset ini agar dapat menghasilkan produk yang lebih berkualitas dan bernilai. Agar dari NTT kita juga bisa menjadi industry penghasil obat tradisonal yang berkualitas”. Jelas Making. 

PKR Metabolomik Nasional (Pusat Kolaborasi Riset Metabolomik Nasional) sendiri adalah program konsorsium riset yang didanai oleh BRIN dan dipimpin oleh Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (FFUI) di bawah kepemimpinan Prof. Dr. apt. Abdul Mun'im, M.Si. Adapun tim yang turut hadir dalam pertemuan ini adalah;  Prof. Dr. apt. Arry Yanuar, M.Si (Anggota PKR Metabolomik Nasional), Prof. Dr. apt. Fadlina Chany Saputri, M.Si (Anggota PKR Metabolomik Nasional) dan Putu Gita Maya W. Mahayasih (Mahasiswa Doktoral). 

tags:
Kategori